Photo saat bakal calon kepala desa menyerahkan berkas pendaftaran
KARAWANG — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, mulai memasuki tahapan pendaftaran bakal calon. Hingga Minggu (6/9/2026), baru satu bakal calon yang tercatat secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia, yakni Dadang Sumardi.
Pilkades Karangsinom merupakan salah satu dari 67 desa di Kabupaten Karawang yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa. Berbagai tahapan telah dilakukan, mulai dari pembentukan panitia hingga memasuki masa pendaftaran bakal calon kepala desa.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Karangsinom, Saepudin Zaelani, mengatakan pihaknya telah menerima kedatangan Dadang Sumardi untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa pada Minggu pagi.
"Hari Minggu tanggal 6 September 2026, kami panitia menerima kedatangan Dadang Sumardi, bakal calon kepala Desa Karangsinom," ujar Zae di hadapan awak media, Minggu (6/9/2026).
Menurut Zae, panitia masih membuka kesempatan bagi bakal calon lainnya untuk mendaftarkan diri sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Ia menjelaskan, setiap bakal calon harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Karawang. Terdapat 21 dokumen persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap bakal calon.
"Sesuai dengan Peraturan Bupati tahun 2021, ada 21 dokumen yang harus dipenuhi para calon," katanya.
Ketua panitia Saepudin Zaelani
Zae menyebutkan, pada saat pendaftaran, masih terdapat sejumlah dokumen milik Dadang Sumardi yang belum lengkap. Namun, berkas tersebut telah diserahkan dan kekurangannya masih dapat dilengkapi sesuai tahapan yang berlaku.
"Sudah diserahkan Dadang Sumardi, hanya saja yang kurang-kurangnya harus dipenuhi sesuai tahapan. Proses verifikasi dan administrasi dimulai tanggal 11 sampai 21 September 2026," jelasnya.
Zae menegaskan, proses pendaftaran bakal calon kepala Desa Karangsinom dilakukan secara terbuka dan transparan.
Ia menyebut seluruh proses dapat disaksikan oleh masyarakat maupun pihak terkait, termasuk media, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan kepolisian.
"Kami terbuka dalam proses pendaftaran. Seperti yang terlihat hari ini, prosesnya dapat disaksikan siapa saja, termasuk rekan-rekan media, BPD serta kepolisian," ujarnya.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Karangsinom dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif sesuai dengan semangat yang diusung melalui moto "Rempug Jukung Sauyunan".
"Kami berharap pemilihan kepala Desa Karangsinom berjalan sesuai moto Rempug Jukung Sauyunan dan sukses tanpa ekses," katanya.
Sementara itu, bakal calon kepala Desa Karangsinom, Dadang Sumardi, datang ke sekretariat panitia pemilihan kepala desa di aula Desa Karangsinom dengan berjalan kaki. Ia didampingi ratusan warga, relawan, dan parapendukungnya.
Dadang mengatakan, kedatangannya bersama masyarakat tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus keseriusannya untuk mengikuti kontestasi Pilkades Karangsinom.
"Dadang Sumardi
Kami bersama ratusan pendukung telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia pemilihan kepala desa," ujar Dadang.
Ia mengakui masih terdapat beberapa dokumen yang belum lengkap. Namun, pihaknya memastikan kekurangan persyaratan tersebut akan segera dipenuhi sesuai batas waktu yang telah diberikan panitia.
"Insyaallah dokumen tersebut akan kami penuhi," tegasnya.
Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Pilkades Karangsinom yang telah menerima kedatangannya bersama rombongan dengan baik serta memberikan arahan terkait proses pendaftaran.
"Panitia menyambut kami dengan baik dan memberikan arahan sesuai dengan moto Rempug Jukung Sauyunan," ujarnya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para relawan dan pendukung yang telah hadir serta mendampinginya saat melakukan pendaftaran sebagai bakal calon kepala Desa Karangsinom.
Menanggapi isu yang beredar bahwa Pilkades Karangsinom akan diikuti dua calon, Dadang mengaku telah menyiapkan sejumlah program apabila nantinya dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Karangsinom.
Ia mengusung semangat BEDAS, yang dimaknai sebagai Bersama, Energik, Demokratis, Amanah, dan Sejahtera.
"Sesuai dengan moto kami, BEDAS dimaknai sebagai semangat untuk menghadirkan daerah yang Bersama, Energik, Demokratis, Amanah, dan Sejahtera," ungkap Dadang.
Selain menyiapkan program, Dadang mengatakan pihaknya juga akan membentuk dan menjaring kader yang nantinya bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa.
Hal tersebut dinilai penting karena pelaksanaan pencoblosan pada Pilkades tahun ini akan menggunakan sistem digital.
"Para kader akan turun langsung kepada masyarakat dan memastikan mereka memahami bagaimana proses pemilihan, termasuk mengetahui calon mana yang akan dipilih," pungkasnya.
Dengan masih berlangsungnya masa pendaftaran dan tahapan verifikasi administrasi, konstelasi Pilkades Karangsinom 2026 masih berpotensi berubah. Panitia pun masih menunggu bakal calon lain yang akan mendaftarkan diri hingga batas waktu yang telah ditentukan.







