![]() |
| 90 warga yang berangkat umroh. |
MediaProgres.com – Komitmen PT Pindo Deli Pulp and Paper (Pindo Deli) Karawang Mills dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional terus membuahkan hasil nyata.
Melalui kolaborasi sosial bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Kutamekar, pengelolaan fasilitas penyeberangan di wilayah tersebut kini berhasil ditransformasikan menjadi sumber pendanaan program sosial yang mandiri dan berkelanjutan.
Pada tahun 2026 ini, kerja sama strategis tersebut sukses memberangkatkan sebanyak 36 warga Desa Kutamekar ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh.
![]() |
| Jembatan penyeberangan Kutamekar. |
Program ini menjadi bukti konkret bagaimana sinergi antara sektor korporat dan pemerintahan desa mampu mendorong kemandirian ekonomi lokal sekaligus membawa dampak spiritual yang besar bagi masyarakat.
Program pemberangkatan umroh gratis bagi warga Desa Kutamekar ini sejatinya merupakan agenda tahunan yang telah berjalan konsisten sejak tahun 2020.
Hingga tahun 2026, tercatat total 90 warga Kutamekar telah diberangkatkan ke Tanah Suci berkat optimalisasi pengelolaan penyeberangan tersebut.
Untuk tahun ini, 36 penerima manfaat dipilih dari kalangan yang memiliki kontribusi besar terhadap lingkungan sosial-keagamaan, seperti tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, guru pengajian, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), hingga marbot masjid.
Kepala Desa Kutamekar, Karna Lukmana, menjelaskan bahwa alokasi dana dari hasil pengelolaan penyeberangan tersebut memang sengaja diarahkan untuk menyentuh langsung kebutuhan esensial dan spiritual warga.
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di desa agar manfaat ekonomi dari fasilitas publik dapat kembali dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat sekitar.
Hubungan kemitraan antara Pemdes Kutamekar dan Pindo Deli ini rupanya telah mengakar kuat sejak tahun 2016.
Selain berfokus pada program umroh, perputaran dana dari pengelolaan infrastruktur penyeberangan ini juga dialokasikan untuk membiayai Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).
Juga, Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) di wilayah RW 03 Kampung Gintung, pemberian insentif bulanan bagi guru madrasah di RW 03, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di tingkat desa.
Dari sisi korporat, sinergi ini dipandang sebagai pondasi penting dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar industri.
Koordinator Humas dan CSR Pindo Deli Karawang, Pisceus, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk mendukung inisiatif lokal yang mendorong kemandirian masyarakat.
Kolaborasi dalam pengelolaan penyeberangan ini menunjukkan bahwa hubungan yang harmonis antara perusahaan dan desa dapat menghadirkan solusi konkret, mulai dari dukungan pendidikan keagamaan hingga apresiasi spiritual bagi penggerak masyarakat di akar rumput.







